Budaya Lokal Jadi Kekuatan Integritas Masyarakat

workshop budayaAdanya arus modernisasi dan globalisasi telah berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat, yakni mengikisnya nilai-nilai budaya, etika, dan prilaku sosial budaya, khususnya di kalangan generasi muda. Sehingga adanya pengikisan nilai-nilai budaya itu berakibat kepada melemahnya karakter dan integritas masyarakat khususnya di kalangan generasi muda.

Berdasar latar belakang ini, Lembaga Diskusi dan Kajian Jurnalis (LDKJ) bekerjasama dengan Pemerintah Kota kendari menyelenggarakan Workshop dengan tema ” Revitalisasi Budaya Lokal Sebagai Penguatan Karakter dan Integritas Bagi Pelajar dan Mahasiswa”.  Workshop berlangsung di Hotel Kubra Kendari, Kamis – Jumat (14-15/3).

Direktur Eksekutif LDKJ, Jumwal Shaleh SP, saat membuka acara workshop tersebut mengatakan,  saat ini sudah banyak generasi muda yang sudah tidak mengetahui lagi nilai-nilai budaya lokal dari kommunitasnya. Padahal, kata Jumwal, budaya lokal sebenarnya sangat kaya dengan nilai-nilai tata kehidupan bermasyarakat yang baik dan bermoral.

“Saat ini  lagi tren diangkat kembali pendidikan karakter dan integritas, padahal jika kita memahami nilai-nilai budaya lokal, pendidikan seperti itu semuanya ada di dalam. Olehnya kita harus menghilangkan pemikiran bahwa mempelajari budaya lokal itu adalah kuno, tidak gaul, tidak modern,” katanya.

Jumwal juga mengajak para peserta workshop jangan selalu mempertentangkan identitas etnis sehingga berujung pada konflik, karena sesungguhnya identitas etnis itu adalah sunatullah. “Dalam kita lahir di dunia ini, kita tidak pernah memilih untuk terlahir orang Muna, Tolaki, Buton, Bugis, atau etnis lainnnya. Olehnya itu, etnis biarnya menjadi identitas, tetapi jangan menjadi sumber pertentangan. Marilah hal itu kita jadikan kekayaan untuk saling kenal dan bersama dalam suatu kehidupan ini,” ujarnya.

Ketua panitia pelenggaran, Pendais Haq SAg MPd menjelaskan, workshop yang berlangsung dua hari dibagi dalam dua sesi, yakni pertama berupa refleksi pemahaman dasar peserta tentang revitalisasi budaya dalam penguatan karakter dan integritas.

Dalam acara ini menghadirkan nara sumber, yakni, La Ode Safiun Arihi SPd MPd tentang konsep dan urgensi pendidikan karakter, Muh Abas SPd Mpd (strategi penguatan karakter dan integritas dalam perspektif sosial budaya.  Selain itu dari Pemerintah Kota Kendari tentang kebijakan dan strategi pemerintah Kota Kendari dalam penguatan karakter dan integritas generasi muda, dan Pendais Haq SAg MPd mengenai refleksi sosial budaya atas berbagai aksi sosial pelajar dan mahasiswa.

Pada hari kedua, Jumat (15/3) besok akan diisi dengan diskusi terfokus mengenai topik baik berupa brainstorming maupun melakukan identifikasi masalah dan penyebab serta berbagai ancaman masalah-masalah sosial pelajar dan mahsiswa khususnya terkait melemahnya karakter dan integritas generasi muda. Setelah itu merumuskan langkah-langkah bersama dan membangun konsesus terkait penguatan kearifan budaya lokal.

Workshop ini diikuti tiidak kurang dari 30 peserta terdiri dari pelajar perwakilan OSIS SMA se-Kota Kendari, dan mahasiswa, perwakilan organisasi intra kampus, ekstra kampus, dan organisasi berbasis etnik.(Sumber : Kendarinews.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s