Gubernur Nur Alam Berencana membangun Tambang Di Bawah Tanah

 

Gubernur Nur Alam Kendari Sulawesi Tenggara

Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam SE MSI

kunjungan kerja ke Australia , tepatnya di Kota Perth provinsi Autralia Barat, Gubernur Sultra, H Nur Alam SE Msi  membahas banyak hal mulai dari penataan kota ,kerjasama di bidang pendidikan dan perekonomian untuk sector pertambangan Gubernur berencana untuk membangun lokasi pertambangan didalam tanah.

“Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan membuat pertambangan didalam tanah, mulai dari segi manfaat sampai keindahan, semua jauh lebih baik dibandingkan lokasi pertambangan di atas permukaan,” jelas Pak Gubernur Sultra Nur Alam.

Gubernur yang baru saja dilantik untuk kedua kalinya ini juga menegaskan bahwa pemerintah Sulawesi Tenggara akan bekerjasama dengan Australia terkait pengadaan fasilitas ataupun untuk tenaga spesialisnya.

“Keuntungan yang bisa kita peroleh adalah sisa lokasi pertambangan yang dapat dijadikan tempat wisata, juga mengurangi dampak pencemaran, sampai keuntungan lebih banyak yang dapat diperoleh oleh daerah,” jelasnya.

Secara keseluruhan Provinsi Australia Barat dan Sulawesi Tenggara  memiliki banyak kesamaan sumber daya alam, yakni dipenuhi dengan kekayaan alam yang melimpah.

Tetapi pemerintah Australia Barat telah memanfaatkan potensi tersebut dengan 75 persen jumlah APBD-nya berasal dari hasil pertambangan, sedangkan di Sultra belum mencapai 10 persen.

Pak Gubernur Sultra mengatakan bahwa dirinya akan membangun tambang dibawah tanah kabupaten Bombana yang memikiki kandungan emas yang besar.

Gubernur Sulawesi Tengggara Minta HIPMI Rangkul Pengusaha Untuk Berinvestasi

 Gubernur bersama hipmi.jpg

Gubernur Sulawesi Tenggara H Nur Alam mengharapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Raja Sapta Oktohari merangkul para pengusaha nasional melakukan investasi di Sultra.

“Saya kira sudah waktunya para pengusaha muda kita untuk melakukan berbagai perubahan demi majunya pembangun daerah. Dan saya percaya dengan kepemimpinan HIPMI Pusat dan daerah akan melahirkan sebuah gerakan perubahan yang baik untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata gubernur di Kendari, Senin.

Saat menghadiri pelantikan dan rapat kerja daerah (Rakerda) Hipmi Sultra di Kendari, ia mengatakan keberadaan Hipmi saat ini tidak lagi seperti saat dirinya masih menjadi salah satu anggota dan pengurus, tetapi saat ini sudah memiliki banyak kemajuan dan terpenting adalah sudah memiliki kemandirian yang luar biasa.

Pelantikan DPD Hipmi Sultra yang dirangkaikan dengan rakerda itu juga dihadiri Ketua Umum DPP HIPMI Raja Sapta Oktohari dan beberapa pengurus DPP lainnya.

Ia juga berkeyakinan dengan kehadiran Ketua Umum DPP Hipmi Raja Sapta Oktohara di Bumi Kota Kendari akan memberikan pencerahan sekaligus nilai positif bagi para pengusaha daerah yang memiliki komitmen yang besar untuk memajukan daerah.

Di Sultra, kata Nur Alam, setiap investor yang mempunyai komitmen berinvestasi, pemerintah selalu memberi kemudahan baik itu masalah lahan maupun terkait pajak.

Sebagai contoh, selama beberapa tahun terakhir ini sudah ada kelompok pengusaha nasional yang sudah menanamkan modalnya seperti Grup Lippo yang berinvestasi menganai pusat perbelanjan moderen di Kota Kendari dan di Kota Baubau dan menyusul di kabupaten Kolaka.

Begitu pula dengan pengusaha di bidang perhotelan, yang saat ini sudah dibangun hotel Calarion 15 lantai yang sekaligus merupakan hotel tertinggi di Kota Kendaari, dan pengusaha Rio Tinto yang akan membangun sebuah pabrik di konawe Utara dengan investasi mencapai 4-5 miliar dolar AS di tahun 2013.

“Kesemua kegiatan investasi itu diharapkan menjadi acuan sekaligus harapan terbaik bagi hadirnya investor-investor baru yang tidak kalah hebatnya untuk menanamkan modalnya di Sultra pada umumnya,” katanya.

(et/EA/bd-ant)

sumber:beritadaerah.com

foto: Antara

12 Partai Nasional Peserta Pemilu 2014

pemilihan-umum-(-pemilu-)-2014

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi memasukkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai partai terakhir peserta pemilihan umum (Pemilu) 2014. Menurut Ketua KPU Husni Kamil Manik, PKPI mengantongi nomor urut 15 setelah diloloskannya 11 partai nasional dan 3 partai lokal Aceh.

Husni mengungkapkan, alasan diloloskannya PKPI tidak jauh berbeda dengan diloloskannya Partai Bulan Bintang (PBB) beberapa waktu lalu. Kedua partai tersebut lolos setelah memenangkan gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN). Meski demikian, ia menegaskan tidak akan ada keistimewaan yang diberikan pada dua partai tersebut.

“Pengajuan daftar calon anggota legislatif itu tanggal 9-22 April jika ingin memenuhi pencalonan pada masa itulah mereka harus memasukkan,” kata Husni saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/3).

Menurutnya, tahapan pemilu sudah ditetapkan dan hal tersebut berlaku untuk semua partai politik tanpa terkecuali. Husni beralasan dengan mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu berarti parpol tersebut telah siap dengan segala konsekuensinya.

Meski akhirnya keputusannya dianulir, tetapi KPU tetap berkeyakinan tak ada yang salah dari proses verifikasi faktual yang dilakukannya.”Ini bukan soal kalah menang karena KPU tidak pernah melawan. Maka tidak pernah ada kekalahan bagi KPU,” tandasnya.

Dengan demikian Pemilu 2014 akan diikuti 12 partai nasional dan 3 partai lokal Aceh. Adapun 12 partai nasional adalah Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Sumber:kontan.co.id

Politikus Golkar dukung Hatta Rajasa jadi Capres

politikus-golkar-dukung-hatta-rajasa-jadi-capres

Partai Amanat Nasional (PAN) berniat mencalonkan ketua umumnya, Hatta Rajasa di Pilpres 2014. Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie memberikan dukungan penuh kepada Hatta untuk maju menjadi capres.

“Hatta calon presiden selanjutnya. Mudah-mudahan kita doakan walaupun saya dari Golkar, tetapi beliau dari PAN kita juga berdoa mudah-mudahan beliau jadi presiden tahun 2014 karena berpolitik kita harus berteman,” ujar Rusli menyambut Hatta Rajasa di Gorontalo Utara, Sabtu (23/3). Hatta datang ke Gorantalo dalam rangka melakukan kunjungan kerja.

Dalam sambutannya, Rusli mengatakan kepada Hatta Rajasa saat ini Gorontalo tengah memasuki musim kemarau. Dia lantas mengaitkan teriknya sinar matahari dan birunya langit Gorontalo.

“Ini tanda bahwa masyarakat di Gorontalo mendukung Hatta (menjadi presiden). Tanpa hari yang cerah seperti ini, padi dan jagung yang kami tanam, tidak akan bisa menguning dan siap untuk dipanen,” ujarnya.

Menanggapi dukungan Rusli, Hatta Rajasa menilai ungkapan Rusli adalah sebagai bentuk kesantunan dalam berpolitik. “Itu adalah kesantunan berpolitik dan hal tersebut merupakan modal utama untuk menjadi seorang presiden,” ucap Hatta.

Hatta lantas mengatakan sinar matahari dan padi yang menguning di Gorontalo adalah bentuk keterkaitan yang saling berhubungan di dalam kehidupan.

“Apapun partai yang mengusung calon presiden, asalkan dapat selalu menguningkan padi dan jagung milik petani, tentu akan mendapat dukungan,” tandasnya.

Sumber: Merdeka.com

 

Kongres Luar Biasa PSSI , Angin Segar Dunia Sepak Bola Tanah Air

kongres-luar-biasa-PSSI-Sepak-Bola-Nasional

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memutuskan sejumlah keputusan setelah menggelar Kongres Luar Biasa di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3/2013).

Kongres itu sebelumnya membahas empat agenda yakni penyatuan liga, revisi statuta PSSI, pengembalian empat anggota Eksekutif Komite, dan penyelenggaran kongres sesuai dengan KLB Solo 2011. Empat agenda itu sesuai dengan MoU antara PSSI dan KPSI.

Untuk masalah unifikasi liga, kongres memutuskan pada musim depan hanya ada satu kompetisi di kasta tertinggi yang akan diikuti 22 tim. Namun, pada musim ini, ISL dan IPL akan tetap berjalan dengan sistem promosi dan degradasinya masing-masing.

Adapun, 22 klub yang akan berpartisipasi musim depan terdiri dari 18 klub ISL dan empat klub IPL. Khusus untuk IPL hanya akan diambil empat klub teratas, kecuali klub-klub yang terlibat dualisme. Bila ada klub dualisme menempati posisi empat besar, akan diambil peringkat di bawahnya.

“Nanti, dalam dua tahun ke depan, 22 klub ini akan berkurang menjadi 18 klub. Caranya dengan sistem degradasi dan promosi. Jadi, musim 2014, empat klub akan turun dan dua klub naik divisi, begitu juga dengan musim 2015. Sehingga pada 2016 akan menjadi 18 klub,” jelas CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.

Terkait pembahasan statuta, peserta kongres memutuskan untuk merevisi sejumlah pasal. Misalnya, pada pasal 35 Bab V tentang Komite Eksekutif PSSI. Kongres memutuskan menambah jumlah anggota Exco dari 11 menjadi 15 dengan rincian satu ketua umum, dua wakil ketua umum, dan 12 anggota.

Begitu pun dengan pasal 31 Bab IV tentang organisasi PSSI. Jika sebelumnya pelaksanaan KLB dapat diminta secara tertulis dengan 2/3 suara anggota, untuk saat ini setidaknya mendapatkan 50 persen plus satu suara dari anggota-anggota PSSI.

Kongres juga menetapkan sejumlah keputusan untuk mengubah susunan kepengurusan, di antaranya menghukum enam anggota Exco, yakni Bob Hippy, Farid Rahmad, Sihar Sitorus, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, dan Widodo Santoso karena melakukan walk out saat kongres berlangsung. Nasib mereka akan ditentukan di kongres biasa PSSI.

Selain itu, peserta kongres sepakat menetapkan La Nyalla Mattalitti sebagai wakil ketua umum PSSI, menggantikan Farid Rahmad yang diskors. Sementara, Zulfadhli, Djamal Azis, Hardi Hasan dan La Siya Resmilah diangkat untuk melengkapi 15 anggota Exco yang telah dibentuk.

Mengenai pengembalian empat anggota Exco ke PSSI yakni, La Nyalla, Erwin D. Budiawan, Roberto Rouw dan Tony Apriliani, juga secara resmi telah dilakukan. Dengan demikian, otomatis Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dibubarkan. (Ary Wibowo/Tri Wahono/Kompas.com)

 

Tari Lariangi Asal Wakatobi Diusulkan Jadi Budaya Warisan Dunia

tari lariangi warisan budaya dunia asal wakatobi sulawesi tenggara

Wakatobi yang sarat dengan kekayaan potensi budaya, tidak disia-siakan, salah satu instansi terkait, dalam mengangkat potensinya agar diakui dunia. Tahun ini, salah satu budaya Wakatobi, yakni Tari Lariangi, sementara diupayakan, agar menjadi warisan dunia yang diakui lembaga UNESCO.
“Kekayaan potensi budaya Wakatobi, akan digali terus menerus, sehingga upaya-upaya pelestariannya, akan dilakukan dengan maksimal. Potensi budaya yang dimiliki Wakatobi, demikian banyak dan tidak dimiliki daerah lain, sehingga perlu upaya-upaya konkret dalam mengangkat dan melestarikannya,” terang Drs Tawakkal, Kapala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wakatobi, kemarin.

Dijelaskan tari Lariangi ke UNESCO,  karena sudah banyak kali ditampilkan saat kegiatan-kegiatan publik. “Tarian ini juga pernah ditampilkan di NTB, saat mengikuti salah satu event  nasional di sana. Pendidikan tinggi ternama di Sultra (sulawesi Tenggara) yakni, Unhalu juga sering menjadikan tarian ini sebagai sampelnya. Dan tentu saja, melalui iven sail, sering dipertunjukkan kepada para pengunjung Wakatobi,” kata Tawakkal.

Pengusulan tari asal Kaledupa ini, agar diakui dunia melalui lembaga PBB UESCO, merupakan kepedulian yang harus diperjuangkan, sehingga dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama. Selain Tari Lariangi, akan dilakukan penggalian potensi budaya lainnya, yang masih terpendam. “Karena Wakatobi, memiliki kekayaan budaya yang belum keluar dan hal itu harus digali kembali, sehingga bisa dilestarikan,” ujar Tawakkal.

Sumber : kendarinews.com

Seni Tari Honari Mosega dari Sulawesi Tenggara

tari honari mosegaIndonesia tak hanya dianugerahi dengan kekayaan alam yang indah, negeri ini juga di anugerahi dengan beragam kebudayaan yang unik dan menarik. Salah satu kebudayaan yang bisa Anda nikmati hingga sekarang adalah seni tari Honari Mosega.

Kesenian ini adalah tarian perang asli asal Liya, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kesenian Tari Tradisonal ini merupakan kebanggaan masyarakat Liya yang mengisahkan tarian berani.

Dahulu kala seni tari Honari Mosega di atraksikan sebelum dan sesudah perang. Tarian ini diadakan sebagai pengungkapan dan motivasi dari semangat prajurit Liya ketika akan berperang mengusir musuh dan kegembiraan mereka karena pulang dengan kemenangan keberhasilan menaklukan musuh.

Tari ini dimainkan oleh beberapa laki-laki, terdiri dari 1 penari inti disebut tompidhe dengan memegang tombak atau parang, dan dilengkapi dengan 1 atau 4 orang sebagai hulubalang yang disebut manu-manu moane dengan memegang tombak dan janur kuning sebagai penghalau bisa atau sihir. Kadang terdapat pula hulubalang wanita yang disebut manu-manu wowine serta 1 orang pemukul gendang atau tamburu.

Penari Tompidhe dan Manu-manu Moane dilengkapi dengan untaian gemerincing dan dalam gerakannya akan selalu menimbulkan bunyi. Terdapat gerakan meloncat dan maju lalu mundur secara beraturan sebagai gerakan silat Liya yang disebut Makanjara, yang dilakukan karena kegembiraan atas kemenangan mereka dalam berperang.

Tari Honari Mosega selama masa kesultanan buton sering ditampilkan pada acara-acara penyambutan tamu agung, maupun perangkatnya serta acara-acara adat yang berlaku hanya dalam lingkup keturunan para bangsawan Liya.(sumber : gema-budaya.blogspot.com)